Kampung Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami kebakaran pada Jumat (21/8). Kampung adat yang telah berdiri sekitar 500 tahun dan menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Lombok itu mengalami kerusakan pada beberapa bangunan tradisional akibat peristiwa tersebut.

Kebakaran diduga bermula dari salah satu rumah warga sebelum api dengan cepat merambat ke bangunan lain yang sebagian besar masih menggunakan material tradisional seperti kayu, bambu, dan alang-alang. Kondisi tersebut membuat api mudah menyebar dan menghanguskan sejumlah rumah adat.

Petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian, TNI, serta warga setempat segera melakukan upaya pemadaman. Setelah beberapa waktu, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke seluruh kawasan kampung adat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sejumlah rumah adat mengalami kerusakan dan kerugian material masih dalam pendataan oleh pihak berwenang. Penyebab pasti kebakaran juga masih diselidiki oleh aparat terkait.

Kampung Adat Sade merupakan salah satu warisan budaya Suku Sasak yang terkenal karena masih mempertahankan rumah tradisional, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat secara turun-temurun. Peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian karena kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi serta menjadi tujuan wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat.