Pemerintah berencana membagikan kompor listrik atau kompor induksi gratis mulai tahun 2027. Program ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor LPG 3 kg.
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengatakan anggaran untuk program tersebut sudah masuk dalam pembahasan anggaran 2027. Menurutnya, penggunaan kompor listrik dinilai lebih hemat dibandingkan terus mengeluarkan biaya besar untuk subsidi dan impor LPG.
Nantinya, masyarakat yang menerima bantuan tidak hanya mendapatkan kompor secara gratis, tetapi juga perlengkapan memasak serta pemasangan listrik yang dibutuhkan agar kompor bisa langsung digunakan.
Selain mengurangi impor gas, program ini juga diharapkan bisa mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dan membuka lebih banyak lapangan kerja di sektor energi hijau. Eddy menegaskan, transisi energi sebaiknya memanfaatkan produk dalam negeri, bukan bergantung pada barang impor.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah sedang menyiapkan kompor listrik khusus untuk rumah tangga dengan daya listrik di bawah 900 VA. Pemerintah juga mengusulkan anggaran sebesar Rp815,56 miliar dalam RAPBN 2027 untuk menjalankan program konversi energi tersebut.